Sabtu, 23 Februari 2013

Telur, Wortel, Kopi


Kopi, wortel, telor...
Tau kopi, wortel, sama telor? Tau dong. Pernah liat tuh benda bertiga kalo direbus jadi apa? Hmm… mari kita renungkan…
Telor. Sebelum direbus, ia hanyalah sebuah benda yang dalemnya lunak. Lemah. Kalo dibanting, dipecahin cangkangnya, isinya tumpah. Ya, tumpah karena cair. Rapuh.
Tapi, apa yang terjadi setelah telor tersebut direbus?
Ooo, jelas sekali. Awalnya telor yang lunak dan cair, menjadi padat dan keras. Kalo dibanting, isinya ga bisa langsung tumpah.
Wortel. Sebelum direbus, ia hanyalah sebuah sayur yang keras. Kalo kita makan langsung, belom tentu gigi kita kuat. Langsung dimakan tanpa direbus, ga enak.
Tapi, apa yang terjadi setelah wortel itu direbus? Ga usah ditanya kayaknya. Awalnya, wortel yang keras dan ga enak, kini menjadi lunak dan enak buat dimakan.
Kopi. Sebelum direbus, dia hanyalah sebuah benda item ga guna, yang cuman bisa dipake maen congklak (iya kali…). Dimakan susah, keras… cuman ganggu pemandangan aje.
Tapi, apa yang terjadi setelah kopi itu direbus? Hmm… Aroma semerbak kenikmatan kopi langsung kerasa. Aromanya aja udah wangi, gimana diminum? Lebih enak lagi….
So?
Antara kopi, wortel dan telor, semuanya bisa dianalogikan sebagai diri kita. Di antara 3 benda itu, mana yang mau kita pilih jadi kepribadian kita? Telor yang tadinya lemah, setelah direbus dengan berbagai cobaan yang ga enak, keluar jadi sosok yang kuat? Hanya itu? Kalau kita memilih telor, sosok lemah kita, suatu saat nanti akan menjadi kuat. Dan… SOMBONG. Ketika kesombongan kita dijatuhkan oleh kekuatan yang lebih kuat, maka hancurlah kita… Sama seperti telor rebus yang dibanting oleh tangan kita…
Kalau wortel? Hmm… juga jangan deh… Wortel yang keras direbus jadi lembek. Kalo kita? Kita yang kuat, baik mental, fisik maupun iman, gara-gara satu musibah kecil, baik fisik, mental dan iman kita juga ikut jatoh. Kita cuman jadi sampah yang terbawa arus air ke jurang, yang lemah dan ga bisa ngapa-ngapain.. Bahkan nyusahin orang..
Gimana kalo…. Kopi? Nahhh…. Jadilah seperti kopi. Tadinya item dan ga enak dipandang, setelah diuji dengan cobaan yang keras, maka kita juga jadi sosok yang ga cuman kuat, tapi berpengaruh bagi orang lain. Seperti aroma kopi yang membuat orang di sekitarnya merasa nyaman, dan ketika diminum, enak dirasa….


So, mau jadi apa kita? Your life, is your choice… Jadilah istimewa, jangan jadi yang biasa… [Al_Fatih1453]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar