Sabtu, 30 Maret 2013

Pelaut Yang Ulung Tidak Akan Muncul Dari Samudera Yang Tenang


Pelaut yang ulung tidak akan muncul dari samudera yang tenang...
JLEB!
Siang itu, hati ana bener-bener kayak disamber petir, bagaikan sapi yang disembelih, trus klepek-klepek. Oh, No! Panah kata-kata itu bener-bener menembus jantungku, membawaku terbang ke langit ke tujuh. Jauh, jauh, dan jatuh lagi....
Apa sih...

Talk Less Do More


Talk less do more. Sedikit bicara, banyak berbuat. Sering denger iklan itu kan? Walau cuman iklan, tapi tuh iklan bener-bener nusuk sampe ke ulu hati. Ya, lebih tepatnya, ngegambarin keadaan masyarakat saat ini, yang justru kebanyakan malah Do less, talk more. Sedikit berbuat, banyak bicara. Bukan malah Talk less do more.
Dan mau ga mau, emang inilah keadaan Indonesia saat ini. Kita terlalu sesek sama orang-orang yang bicaranya banyak, tapi

Sabtu, 23 Februari 2013

Ga Semudah Membalik Telapak Tangan


Waktu ana ngawasin ulangan adek kelas, ada yang bilang kalo soalnya semudah membalikkan telapak tangan. Ana jadi sadar, bahwa makna di balik tuh pepatah ga cuman satu. Coba kita renungkan…

The Burning Ship


Pernah denger kisah Thoriq bin Ziyad dalam menaklukkan Andalusia? Ga pernah? Yassalaaaam….
Kisah tersebut, sampe sekarang tetep disebut fenomenal. Why? Karena itulh taktik perang yang bener-bener baru terpikirkan, dan baru digunakan pertama kali saat itu. Sebelumnya, belom ada pemimpin yang mau make tuh strategi. Apaan tuh? Yap, strategi bakal kapal.

Telur, Wortel, Kopi


Kopi, wortel, telor...
Tau kopi, wortel, sama telor? Tau dong. Pernah liat tuh benda bertiga kalo direbus jadi apa? Hmm… mari kita renungkan…
Telor. Sebelum direbus, ia hanyalah sebuah benda yang dalemnya lunak. Lemah. Kalo dibanting, dipecahin cangkangnya, isinya tumpah. Ya, tumpah karena cair. Rapuh.
Tapi, apa yang terjadi setelah telor tersebut direbus?

Antara Sombong dan Kebenaran


Sebuah pertanyaan. Siapa yang berhak untuk sombong? Anak SD, bahkan TK sekalipun, ana yakin bisa jawab pertanyaan kayak gini. Siapa? Pastinya Allah. Dan ana yakin, siapa pun kita, yang masih mengaku muslim, pasti tau jawaban dari pertanyaan tersebut.
Tapi, kenapa selalu timbul permasalahan, di mana manusia

Jumat, 04 Januari 2013

Setetes Air yang Mengubah Dunia


Ini bukan kisah tentang Ibnu Hajar yang terinspirasi oleh air yang ngelobangin batu, bukan kisah tsunami yang ngancurin Jepang dan Aceh, bukan pula kisah air-air yang lain. Kalau biasanya air itu bermanfaat dan dibutuhkan, berbeda dengan air yang satu ini. Ia hina, ia dibuang. Ia hanyalah sampah yang tak dibutuhkan, bahkan menjadi barang mainan yang diperjualbelikan. Akan tetapi, dengan kehinaannya,